Pendekatan Individual
Untuk menciptakan suatu proses belajar mengajar berkualitas, maka
selain menerapkan metode mengajar seperti metode diskusi, eksperimen, karayawisata, pemecahan masalah demonstrasi dan sebagainya.
Sekolah telah merancang suatu sistem pengajaran dengan modul - modul yang memungkinkan
setiap anak dapat belajar dan serta melatih proses berfikir yang beragam dimana tidak hanya menekankan
pada kemampuan mengingat saja tetapi juga berfikir yang lain, yaitu Pemahaman, Aplikasi, Analisis, Sintesis,
Evaluasi serta kemampuan berfikir yang Divergen untuk pengembangan kreatifitas.
Dengan jumlah 30 siswa di tiap kelas akan sangat menunjang keberhasilan sistem tersebut.
Anak - anak yang mampu belajar dengan cepat akan diberikan kegiatan pengayaan,
sedangkan bagi anak - anak yang agak kurang menonjol diberi bantuan dalam bentuk remediasi.
Dalam menerapkan sistem yang mengutamakan pendekatan individu, anak dimotivasi
untuk belajar mandiri melalui rasa ingin tahunya dengan memanfaatkan fasilitas belajar yang lengkap
yang telah disediakan sekolah berupa unit - unit penunjang kegiatan belajar.